Rabu, 29 Agustus 2012

motif batik pace Khas Pacitan

Godhong Pace Ukel

Batik Tulis Pewarna Alami Motif  Godhong Pace Ukel.


Daun Pace dibuat sedemikian rupa hingga membentuk segi lima, dengan buah Pace didalamnya.
Bagian luardaun diberi hiasan berupa ukel yang berfungsi untuk mengisi kekosongan.
Pewarna alami yang digunakan adalah daun mangga.

Peksi Gisik Lorok

 Batik Pacitan pewarna alami, dengan judul Peksi Gisik Lorok yang berarti burung yang biasa berada ditepi sungai Lorok. Batik  ini dibuat dengan menstilir flora dan fauna yang ada di daerah  Pacitan khususnya Ngadirojo. Seperti burung sikatan, daun pakis, buah Pace beserta daun-daunnya tidak ketinggalan  batuan koral  yang banyak terdapat ditepian sungai Lorok sebagai latarnya. Batik ini menggunakan pewarna alami dengan pencelupan sekitar 25 kali pencelupan. Pewarna alami dibuat dari kulit maoni.



Pace Lereng


Batik bergaris miring dengan motif buah pace yang disusun berselang -seling dengan bunga tapak dara kecil dan biji kopi, batik ini dibuat pada bulan januari 2011, pewarna yang dipakai sol biru, coklat 91 dan garam merah B.


Peksi Gisik Lorok

Batik motif Peksi Gisik Lorok dengan latar batu-batu koral, menggambarkan burung Sikatan yang biasa hidup di pinggiran sungai( gisik ) untuk melengkapi motif batik yang khas Pacitan, bagian daun dan buahnya di selipkan buah Pace. Proses pewarnaan batik dengan menggunakan proses klasik, yaitu kain yang telah dibatik di wedel terlebih dahulu kemudian dilorot, dibatik ulang lalu disoga ( coklat ). Pola batik ini bisa digunakan untuk bahan hem, kain panjang, sarung, dan selendang. Harga batik tergantung bahan, teknik pemrosesan dan kwalitas batikan. Jika berminat hubungi Retno Antyaningsih hp. 085958562340

Pace Sido Luhur


Mengambil desain motif batik klasik Sido Luhur, ragam pengisinya diganti dengan motif pace,
Bagian dalam motif segi-segi empatnya diisi dengan buah pace yang disusun membentuk segi empat beraturan, berselang seling dengan motif kulit buah pace yang sedang ditumbuhi bunga-bunga. bagian dalam kotak segi empatnya dibuat variasi, ada yang diblok dengan malam ada yang dikosongkan.Bagian tumpaul didesain dengan motif buah pece yang disusun berjajar dengan bunga-bunga yang menjulur keluar.
Pewarna yang dipakai Sol Pink, Sol Brown, Coklat 91 dan garam Merah B.


Pace Ceplok


Desain batik Pace Ceplok ini berawal dari segi empat beraturan. Bagian dalam segi empat dibuat dengan isi yang berselang-seling, yaitu berupa buah pace yang disusun dibagian pojok-pojok segi empat, dan segi-segi yang lain dibuat desain berupa bunga-bunga pace yang menyembul dari buahnya.
Bagian latar/dasar juga dibuat berselang-seling, bagian latar buah pace dibuat berwarna sedangkan latar bagian bunga diblok dengan malam sehingga warna yang dihasilkan putih/ tanpa warna.
Pewarna batik yang dipakai adalah Sol Violet, Coklat 91 dan garam Merah B.



Pace Tuban


Mengambil nama Motif Pace Tuban karena pendesain memasukkan unsur batik Gedhok Tuban dLm menambah variasi desainnya.
Motif Pace yang dibuat berupa ranting-ranting pace dengan batang rantingnya yang lurus-lurus membujur keatas, dengan buah yang lebat lengkap dengan daun-daunnya. Hiasan berupa sisir-sisir ala Gedhok Tuban jelas melengkapinya. Batik ini didesain dengan pola berulang yang mana bertujuN untuk memudahkan dalam proses pembuatan pakaian.
Pewarna yang dipakai Sol Pink, sol Brown, Coklat 91 dan garam Merah B.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Host